HeadlineTulisanVideo

BBM Indonesia Tergolong Kelompok Paling Tertinggal di Dunia, Pertamina Genjot Program Langit Biru

0

Indonesia masih tergolong dalam kelompok negara yang paling tertinggal di dunia karena masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas paling rendah jenis Premium dengan RON88. Karena itu, PT Pertamina (Persero) terus berupaya mendukung menciptakan udara yang bersih dan sehat melalui Program Langit Biru.

Pokok pikiran itu dipaparkan Sales Area Manager Pertamina Jakarta-Bogor-Depok, Fanda Chrismianto, saat tampil sebagai pembicara dalam webinar bertema “Mendorong Penggunaan BBM Ramah Lingkungan” yang digelar YLKI dan KBR.

Seperti sering diberitakan, saat ini hanya tersisa tujuh negara dari negara di seluruh dunia yang masih menggunakan Bahan Bakar Minyal (BBM) dengan oktan rendah atau research octane number (RON) 88 atau bensin Premium. Ketujuh negera adalah Banglades, Kolombia, Mesir, Indonesia, Mongolia, Ukraina dan Uzbekistan.

Fanda Chrismianto mengatakan, perkembangan saat ini sudah tidak bisa terelakkan lagi bahwa menjaga kelestarian lingkungan sudah menjadi keharusan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Untuk itu, saat ini Pertamina menggelar Program Langit Biru untuk mengajak masyarakat menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan.

Dalam program ini Pertamina memberikan customer experience kepada masyarakat yang saat ini masih menggunakan premium sebagai bahan bakarnya untuk menggunakan BBM Pertalite.

“Ada masyarakat yang masih belum mempunyai awareness yang baik, masih mempunyai mindset bahwa dengan bahan bakar yang lebih rendah maka pengeluaran saya akan lebih rendah. Padahal dimensi biaya itu tidak bisa dipisah-pisahkan, tapi terintegrasi dengan biaya kesehatan kita, bagaimana dengan biaya perawatan kendaraan kita, apalagi dengan bahan bakar yang tidak sesuai spek,” ungkap Fanda.

Disebutkan, sejak digelar pada November 2020, tujuan Program Langit Biru adalah memberikan pengalaman atau supaya masyarakat mengenal terlebih dulu, baru kemudian beralih ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan

“Saat kami lakukan dari November sampai dengan saat ini, respon masyarakat itu baik. Kami masih menyediakan premium dan kami masih menyediakan pertalite dengan harga khusus. Kami masih menyediakan premium, tapi dari outlet yang menyediakan itu tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Ini menjadi fenomena menarik,” jelas Fanda.

Fanda mengakui, dari sisi harga, penggunaan BBM yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan memang sedikit lebih tinggi, tapi bila dicermati biaya perawatan kendaraan ternyata bisa jauh lebih hemat. Bila dilakukan secara massal, penggunaan BBM sesuai spesifikasi kendaraan itu, juga memberikan keuntungan jangka panjang, yakni bisa membuat udara lebih bersih dan menekan risiko adanya gangguan kesehatan akibat polusi udara.

Untuk itu, ke depan Pertamina akan bekerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan edukasi dalam pelaksanaan dan perluasan Program Langit Biru.

Kenapa Penggunaan BBM Berkualitas Harus Diperhatikan? Ternyata Ada Manfaat Ganda

Previous article

Mobil Produksi Tahun 2018 Harusnya Pakai Pertamax Turbo, Tapi Ada Toyota Alphard Pakai Premium

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *