HeadlineTulisan

Guna Penyaluran Solar Tepat Sasaran, Pertamina Luncurkan QR Code Fuel Card

0

PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel bersama PT. Bank BRI (Persero) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersepakat meluncurkan QR Code Fuel Card atau uang elektronik Brizzi guna pengendalian penyaluran solar bersubsidi agar tepat sasaran sesuai penugasan penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) tahun 2020.

Kerja sama ini dilaksanakan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) oleh Pertamina, Bank BRI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Selain sepakat meluncurkan QR Code Fuel Card, dalam MoU juga disepakati adanya Rekonsiliasi Data Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor di Provinsi Lampung.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Pimpinan Wilayah Bank BRI Bandar Lampung Nasrullah Iskandar.

Gubernur Arinal mengatakan, inovasi yang diprakarsai oleh PT. Pertamina dan didukung oleh Bank BRI ini merupakan sebuah upaya yang patut diapresiasi agar pengendalian penyaluran BBM pada masa yang akan datang khususnya solar bisa berjalan dengan baik.

Pimpinan Kantor Wilayah PT. Bank Rakyat Indonesia Bandar Lampung Nasrullah Iskandar mengatakan, dengan menggunakan QR Code Full Card Bank BRI diharapkan penyaluran solar bersubsidi dapat dilakukan secara terkendali, tepat sasaran, dan tepat jumlah.

Full Card ini berbasis pada uang elektronik yang menjadi alat pembayaran BBM subsidi secara non tunai. Full Card ini menjadi salah satu contoh model penerapan distribusi BBM bersubsidi secara terkendali dan digitalisasi. Dengan Full Card, data transaksi BBM bersubsidi tercatat sehingga dapat membantu upaya memonitor dan memastikan BBM bersubsidi ini tepat sasaran.

Dalam Project JBT QR Code Fuel Card ini menggunakan QR code yang berisikan data unik setiap kendaraan yang didaftarkan dan Brizzi sebagai alat pembayaran untuk pembelian Biosolar.

Sistem ini sebagai implementasi dari Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 4 Tahun 2020, berisikan tentang pengendalian penyaluran JBT oleh Badan Pelaksana Penugasan pada konsumen pengguna transportasi kendaraan bermotor untuk angkutan orang atau barang sehingga tepat sasaran dan tepat volume.

Untuk wilayah Lampung, Pilot Project-nya akan dilaksanakan di 3 titik SPBU di antaranya SPBU 24.352.-41, SPBU 24.352.-96 dan SPBU 24.352.-57.

Executive General Manager Regional Sumbagsel, Asep Wicaksono Hadi menyampaikan, hadirnya sistem QR Code Fuel Card ini dipastikan tepat sasaran untuk kendaraan-kendaraan yang berhak menggunakan bahan bakar solar bersubsidi.

“Pertamina juga berkomitmen pada 2020 untuk menerapkan digitalisasi SPBU, sehingga seluruh transaksi di SPBU bisa termonitor dengan akurat,” tutup Asep.

Pertamina senantiasa membangun sinergi dengan berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah, BUMN hingga aparat Kepolisian Daerah dalam upaya pengawasan dan pengendalian JBT agar lebih tepat sasaran.

Demi Udara Bersih Pertamina Perluas Program Langit Biru di 85 Kabupaten/Kota

Previous article

Punya Modal Rp 80 Juta Kini Bisa Dirikan Pertashop di Pelosok Desa

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *