HeadlineTulisan

Harga BBM Shell Naik, Pertamina Malah Banting Harga Pertalite Demi Udara Bersih

0
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Shell mengalami kenaikan per 2 Maret 2021 menyusul menguatnya harga minyak global belakangan ini. Sementara PT. Pertamina sampai sejauh ini belum ada rencana menaikkan harga BBM. Sebaliknya, Pertamina malah agresif membanting harga BBM jenis Pertalite dalam Program Langit Biru di berbagai daerah guna mewujudkan udara lebih bersih.
Menurut keterangan yang dikutip dari situs resmi Shell Indonesia, harga BBM jenis Shell Super kini tercatat sebesar Rp 9.560 per liter, naik Rp 435 per liter dibanding periode sebelumnya sebesar Rp 9.125 per liter.
Sementara itu, harga Shell V-Power dibanderol dengan harga  sebesar Rp 9.970 per liter, naik Rp 320 per liter, dari Rp 9.650 per liter. BBM jenis Shell Reguler saat ini sebesar Rp 9.500 per liter, naik Rp 425 per liter dari Rp 9.075.
Kenaikan juga terjadi untuk BBM jenis Shell Diesel Extra yang naik sekitar Rp 20 per liter, dari Rp 9.530 per liter menjadi Rp 9.550 per liter. Sedang produk BBM jenis Shell Diesel justru mengalami penurunan, dari sebelumnya sebesar Rp 9.850 per liter, menjadi Rp 9.840 per liter, turun Rp 10 per liter.
VP External Relation Shell Indonesia Rhea Sianipar mengungkapkan, penyesuaian harga memang dilakukan secara berkala. “Kami melakukan penyesuaian terhadap harga BBM dari waktu ke waktu dengan memperhatikan kondisi pasar dan kinerja perusahaan,” jelas Rhea seperti dilansir Kontan.co.id.
Sementara itu, PT Pertamina memastikan belum akan melakukan penyesuaian harga BBM setelah melakukan penyesuaian di awal tahun 2021.
SVP Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengungkapkan, penyesuaian akan dilakukan mengikuti ketentuan dari pemerintah. “Pertamina akan menyesuaikan dengan peraturan pemerintah terkait harga BBM yang mengacu kepada ketentuan dari Kementerian ESDM,” kata Agus.
Agus mengatakan, jika nantinya ada perubahan aturan dari pemerintah terkait harga maka Pertamina bakal menyesuaikan. Disebutkan, semenjak melakukan penyesuaian harga BBM pada 1 Februari 2020, Pertamina baru melakukan penyesuaian harga BBM pada 1 Januari 2021 khusus untuk Provinsi Bengkulu.
Penyesuaian harga ini hanya terjadi di Provinsi Bengkulu dikarenakan adanya perubahan kebijakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) daerah Bengkulu dari sebelumnya 5% menjadi 10%. Hal itu dilakukan dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *