HeadlineTulisan

Jalankan Program Nawacita, Pertamina Perkuat Infrastruktur BBM di Indonesia Timur

0

PT Pertamina (Persero) memperkuat infrastruktur Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia bagian timur dengan membangun tanki di 12 lokasi Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM). Tambahan 12 tanki ini memiliki kapasitas 65.000 kiloliter (KL).

Ke-12 tanki baru tersebut dibangun di daerah Badas (Nusa Tenggara Barat), Pare-Pare (Sulawesi Selatan), Ternate (Maluku Utara), Masohi (Maluku), Bula (Maluku), Dobo (Maluku), Labuha (Maluku), Saumlaki (Maluku), Namlea (Maluku), Wayame (Maluku), Merauke (Papua), dan Nabire (Papua). Saat ini, masih ada 2 (dua) proyek yang dalam proses penyelesaian berada di Waingapu dan Maumere (Nusa Tenggara Timur).

Selain pembangunan Tanki BBM, Pertamina juga berencana membangun 4 (empat) infrastruktur LPG di wilayah Indonesia yang meliputi Terminal LPG dan Jetti di Tenau Kupang NTT, Bima NTB, Wayame Maluku dan di Jayapura Papua. “Ini semuanya akan dapat kita selesaikan di tahun ini. Kita akan percepat untuk BBM karena ini sangat penting juga untuk Indonesia Timur,” ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI Jakarta.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menjelaskan, penguatan infrastruktur Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia bagian timur tersebut dalam rangka mewujudkan salah satu prioritas Program Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Menurut Agus Suprijanto, pembangunan infrastruktur BBM dan LPG dalam rangka penyediaan energi nasional ini tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Pertamina tahun 2021.

“Pertamina akan memastikan pembangunan infrastruktur yang masih on progress dapat diselesaikan sesuai jadwal waktu yang ditetapkan,” tandasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *