HeadlineTulisanVideo

Kenapa Penggunaan BBM Berkualitas Harus Diperhatikan? Ternyata Ada Manfaat Ganda

0

Kenapa penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas harus diperhatikan oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat? Menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR), Febby Tumiwa, ada manfaat ganda dari penggunaan BBM berkualitas. Bahkan, nilai penghematan penggunaan BBM bisa mencapai Rp 71 triliun hingga tahun 2030.

Hal itu dipaparkan Febby Tumiwa saat tampil sebagai pembicara dalam webinar bertema “Mendorong Penggunaan BBM Ramah Lingkungan” yang digelar YLKI dan KBR. Menurut Febby Tumiwa, kandungan sulfur BBM di Indonesia masih terbilang tinggi. Bahkan, 97% BBM yang dipasarkan di Indonesia masih di bawah standar karena  memiliki kandungan sulfur tinggi.

Febby Tumiwa mengatakan, standar BBM yang diterapkan di Indonesia paling tertinggal di ASEAN, meski pemerintah telah menerbitkan Permen LHK No.20 Tahun 2017 soal standar BBM. Saat ini Indonesia masih menerapkan standar EURO2, sementara Filipina dan Vietnam sudah menerapkan standar EURO4. Sedang Thailand kini sudah siap-siap menerapkan standar  EURO5 dan Singapura malah sudah menerapkan standar EURO6.

Padahal, kata Febby Tumiwa, penggunaan BBM kotor banyak menimbulkan kerugian. Salah satunya menimbulkan banyak kerugian terkait tingginya biaya pengobatan penyakit yang ditimbulkan akibat polusi udara. “Hasil kajian KLHK menunjukkan, biaya pengobatan di DKI Jakarta saja bisa mencapai lebih dari Rp 38 triliun,” jelas Febby Tumiwa.

Disebutkan, hasil penelitian Universitas Harvard terbaru yang diterbitkan oleh jurnal Environmental Research menunjukkan, terdapat 8,7 juta orang meninggal akibat polusi bahan bakar fosil pada tahun 2018. Khusus di Indonesia, para peneliti memperkirakan sekitar 230.097 orang berusia di atas 14 tahun meninggal tiap tahun akibat konsentrasi PM2.5 pada polusi udara yang berasal dari penggunaan bahan bakar fosil.

Untuk itu, Febby Tumiwa mengajak semua pihak untuk memperhatikan pentingnya penggunaan BBM berkualitas. Alasannya, kata Febby Tumiwa, penggunaan BBM berkualitas akan memberikan manfaat ganda.

Pertama, penggunaan BBM berkualitas akan menekan tingginya biaya pengobatan penyakit yang ditimbulkan akibat polusi udara, seperti penyakit pernafasan, gangguan paru-paru dan gangguan jantung.

Kedua, penggunaan BBM berkualitas juga bisa lebih menghemat biaya dalam penggunaan BBM dan biaya perawatan. Bahkan, berdasar kajian Universitas Indonesia pada 2018, nilai penghematan  penggunaan BBM bisa mencapai Rp 71 triliun hingga tahun 2030.

Greenpeace: Penggunaan BBM Oktan Tinggi Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Previous article

BBM Indonesia Tergolong Kelompok Paling Tertinggal di Dunia, Pertamina Genjot Program Langit Biru

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *