HeadlineTulisanVideo

Mobil Produksi Tahun 2018 Idealnya Pakai Pertamax Turbo dan Premium Harusnya Sudah Dihapus

0

Usulan penghapusan BBM jenis Premium kembali muncul. Kali ini datang dari Ahli Bahan Bakar dan Pembakaran Konversi Energi Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri, saat jadi narasumber dalam webinar yang digelar YLKI.

Menurut Tri, Premium seharusnya sudah dihapus sejak 2005 lalu, menyusul kesepakatan pemerintah untuk mengimplementasikan Euro 2 di tanah air.

Tri mengungkapkan, saat ini teknologi mesin pada seluruh kendaraan telah mengalami transformasi mengikuti regulasi atas emisi gas buang. Tujuannya agar emisi gas buang yang dihasilkan tidak melewati ambang batas (uji tipe) juga dalam rangka menekan polusi udara untuk kualitas kehidupan yang lebih baik.

“Karena jika tidak mengikuti anjuran pabrik untuk menggunakan bahan bakar dengan oktan tertentu akan berdampak buruk pada mesin. Sehingga, tenaga yang dihasilkan oleh mesin juga dapat berkurang, karena terjadi penumpukan karbon di ruang bakar.

Oleh karena itu, saat ini pengguna kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat dianjurkan untuk tidak sembarangan dalam mengisi BBM. Musababnya, setiap kendaraan memiliki spesifikasi masing-masing sesuai dengan kapasitas kinerja mesinnya.

“Sehingga, keuntungan menggunakan BBM sesuai rekomendasi pabrik dengan nilai RON lebih baik akan baik bagi mesin. Sehingga performa mesin lebih bagus dan pengeluaran perbaikan kendaraan juga akan lebih rendah,” terangnya.

Menurut Tri Yuswidjajanto, mobil produksi tahun 2018 idealnya memakai BBM jenis Pertamax Turbo. Tapi anehnya, kata Tri, konsumsi Pertamax Turbo malah turun. “Mobil bensin tahun 2018 itu sudah EURO4 tapi pada kenyataannya tidak mengkonsumsi Pertamax Turbo,” jelasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *