HeadlineTulisanVideo

Motor dan Mobil Produk Baru Masih Antre BBM Premium? Itu Tidak Aman

0

Tahukah Anda pemilihan bahan bakar motor akan berpengaruh pada keawetan mesin kendaraan bermotor? Perlu dicatat bahwa penggunaan bahan bakar yang tepat akan dapat menambah usia motor, membuat tarikan motor lebih ringan dan membuat mesin motor lebih awet. Namun faktanya, masih banyak pengguna mobil dan motor produk terbaru dengan mesin berkompresi tinggi, masih nekat ikut antre di pompa bensin untuk membeli BBM jenis premium.

Apa hubungan antara kompresi dengan pemilihan bahan bakar?
Rasio kompresi pada mesin pembakaran merupakan nilai yang mewakili rasio volum ruang pembakaran dari kapasitas terbesar ke kapasitas terkecil. Ini spesifikasi mendasar bagi hampir semua mesin pembakaran umum.

Semakin tinggi nilai rasio kompresi akan semakin bagus karena pemampatan campuran bahan bakar dan udara yang semakin kuat akan berdampak pada munculnya tekanan dan tenaga mesin yang lebih besar tapi juga diikuti dengan suhu yang lebih tinggi.

Dalam hal ini oktan yang terkandung dalam bahan bakar minyak (BBM) punya peran penting. Semakin tinggi nilai oktan, maka bahan bakar semakin susah terbakar. Sebaliknya jika bahan bakar beroktan rendah, maka akan meledak terlebih dahulu karena panas mesin, bukan karena percikan api dari busi.

Tim teknisi Honda menganjurkan Anda mengisi bensin yang disesuaikan dengan nilai rasio kompresi mesin motor. Semakin rendah nilai oktan maka bensin semakin lambat terbakar dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi akan berakibat bensin lebih sulit menguap atau penguapan rendah. Dari hal inilah bensin yang gagal terbakar akibat oktan terlalu rendah dapat menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.

Lalu, bagaimana cara memilih BBM yang tepat untuk jenis kendaraan yang kamu punya? Ikuti rincian jenis BBM produksi Pertamina dan spesisikasinya.

Premium.
Premium merupakan bahan bakar mesin bensin dengan angka oktan minimal 88. Premium memiliki Rasio Kompresi Mesin di bawah 9. Contoh motor yang cocok menggunakan Premium adalah motor yang diproduksi di bawah tahun 2000. Contoh mobil yang cocok menggunakan Premium adalah mobil yang diproduksi di bawah tahun 2000.

Pertalite.
Pertalite merupakan bahan bakar gasoline yang memiliki angka oktan 90 serta berwarna hijau terang dan jernih. Pertalite memiliki Rasio Kompresi Mesin sebesar 9-10. Contoh motor yang cocok menggunakan Pertalite: Honda Beat, Honda Revo, Honda Scoopy, Honda Vario 110, Yamaha Mio, dan Yamaha Vino. Contoh mobil yang cocok menggunakan Pertalite: Suzuki Carry, Suzuki APV, Suzuki Aerio, Daihatsu Ceria, Daihatsu Feroza, Daihatsu Taruna, Honda Stream, Toyota Kijang, dan Suzuki SX4.

Pertamax.
Pertamax merupakan bahan bakar bensin dengan angka oktan minimal 92. Pertamax memiliki Rasio Kompresi Mesin sebesar 10-11. Contoh motor yang cocok menggunakan Pertamax: Honda PCX, Honda CRF, Honda Vario eSP, Yamaha NMAX, Yamaha New Vixion, dan Suzuki Satria F150. Contoh mobil yang cocok menggunakan Pertamax: Toyota Avanza, Toyota Agya, Toyota Calya, Toyota Rush, Honda CR-V, Honda HR-V, Honda Brio, dan Honda Mobilio.

Pertamax Turbo.
Pertamax Turbo merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin bensin yang dikembangkan bersama antara Pertamina dan Lamborghini yang dirancang untuk memenuhi persyaratan mesin berteknologi tinggi. Pertamax Turbo memiliki Rasio Kompresi Mesin sebesar sekitar 12. Contoh motor yang cocok menggunakan Pertamax Turbo: Honda CBR 150R, Honda CB 150R, Honda Sonic 150R, Yamaha MT25, Yamaha YFZ R-25, dan Kawasaki Ninja 250. Contoh mobil yang cocok menggunakan Pertamax Turbo: Lamborghini, Ferrari, Mercedez Benz C-Class, BMW 320i, Honda All New Civic, dan Mazda CX-5.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *