HeadlineTulisan

Pertamina Mandalika SAG Gandeng Gabriel Rodrigo Jadi Rider Moto2 Musim Depan

0
Gabriel Rodrigo digandeng Pertamina Mandalika SAG jadi rider Moto2

Rencana Pertamina Mandalika SAG menggaet pembalap Indonesia untuk Moto2 pada tahun 2022 batal akibat terhambat regulasi penyelenggara MotoGP. Karena itu, Pertamina Mandalika SAG akhirnya menggandeng rider Indonesian Racing, Gabriel Rodrigo, untuk menggantikan Thomas Luthi yang menyatakan pensiun.

Pada mulanya, Pertamina Mandalika SAG  mempertimbangkan untuk memberi kesempatan untuk rider asal Indonesia, yakni Dimas Ekky Pratama. Namun rencan itu terganjal regulasi. Dimas Ekky Pratama akan tetap membalap di FIM CEV Moto2 tahun depan.

“Beberapa pekan terakhir, kami memang sudah coba dan mendorong agar pembalap Indonesia bisa gabung Pertamina Mandalika di Moto2 2022. Seperti Dimas Ekky Pratama yang juga anggota Mandalika Racing Academy,” kata Rapsel Ali kepada wartawan hari Minggu (29/08/2021).

“Tapi Komisi Grand Prix yang salah satunya diisi Dorna punya syarat ketat buat seorang pembalap bisa ikut kelas Moto3, Moto2 sampai MotoGP. Intinya mereka menilai pembalap Indonesia belum memenuhi syarat untuk ikut Moto2,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Pertamina Mandalika SAG pun memutuskan untuk memberi kesempatan ke rider Indonesian Racing, Gabriel Rodrigo. Di Moto3 musim ini, Rodrigo untuk sementara ada di posisi ke-11 dengan raihan 59 poin. Rodrigo dikontrak selama 1 tahun.

Satu slot rider tim Pertamina Mandalika SAG lainnya diberikan untuk Bo Bendsneyder. Penampilan Mas Bo dinilai cukup memuaskan sejauh ini dengan catatan 40 poin dari 12 kali balapan.

Direktur Pertamina Mandalika SAG, Kemalsyah Nasution, memberi catatan mengenai pembinaan di Indonesia yang harus ditingkatkan untuk mengantarkan rider sampai berlaga di Moto2 atau MotoGP.

“Sebagai gambaran pembalap yang podium di FIM CEV Moto2 seperti Taiga Hada atau Adam Norrodin saat tampil di Moto2 musim ini masih menempati posisi belakang. Jadi memang persaingan Moto2 sangat ketat dan Dorna punya syarat tinggi buat pembalap yang ingin tampil di sini,” kata Kemalsyah Nasution. “Jadi kita akan kembali lagi, pembinaan pembalap Indonesia memang harus ditingkatkan lagi,” tambahnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *