HeadlineTulisan

Sehari Bisa Jual 1.000 Liter BBM, Pertamina Tambah 23 Pertashop di Bali

0
Direktur Utama PT. Pertamina, Nicke Widyawati

Keberadaan 11 Pertashop yang didirikan Pertamina di Provinsi Bali pada tahun 2020 lalu mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari tingginya tingkat penjualan bahan bakar minyak (BBM) di Pertashop yang mencapai 900 – 1.000 liter per hari. Untuk itu, pada tahun 2021 ini Pertamina akan memperbanyak Pertashop di Bali guna meningkatkan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan energi.

Rencana penambahan Pertashop ini terungkap saat Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, meninjau Pertashop di Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, bersama dengan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading (C&T), Mas’ud Khamid dan Executive General Manager Pertamina Regional Jatimbalinus, C.D. Sasongko.

Pertashop di Pasar Mengwi  yang ditinjau Nicke Widyawati itu merupakan bagian penting dari program OVOO (One Village One Outlet) yang digalakkan oleh Pertamina. Semenjak mulai melayani masyarakat pada 27 Februari 2020 silam, Pertashop Mengwi telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Rata-rata penyaluran Pertashop di Desa Mengwi mencapai 900 – 1.000 Liter per hari. Dengan adanya Pertashop di Mengwi, masyarakat dapat mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih dekat dan cepat mengingat jarak SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) terdekat berjarak beberapa kilometer dari Desa Mengwi,” ujar Sasongko.

Di Provinsi Bali, kini terdapat 11 titik Pertashop yang sudah beroperasi untuk melayani masyarakat yang tersebar di 7 Kabupaten dan Kota. Sebanyak 2 Pertashop berada di Kabupaten Badung, 2 titik Pertashop di Kabupaten Bangli, 2 titik Pertashop di Kabupaten Tabanan, 2 titik Pertashop di Kabupaten Karangasem, 1 titik Pertashop di Kota Denpasar, 1 titik Pertashop di Kabupaten Gianyar, dan 1 titik Pertashop di Kabupaten Buleleng.

Pada tahun 2021 ini, Pertamina Marketing Region Jatimbalinus berencana untuk meningkatkan layanan Pertashop dengan penambahan 23 outlet Pertashop di Bali. “Ada 23 titik lokasi dalam proses pembangunan di bulan Februari ini,” tambah Sasongko.

Nicke Widyawati mengatakan, Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi dengan skala yang lebih kecil dari SPBU yang dimiliki oleh Pertamina dan telah memenuhi aspek legalitas dan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

“Pertashop merupakan lembaga penyalur yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam bentuk BBM yang berkualitas bagi masyarakat pedesaan yang akan memudahkan masyarakat di wilayah terpencil yang masih memiliki keterbatasan akses menuju SPBU Pertamina, sehingga masyarakat dapat menikmati produk unggulan dari Pertamina dengan lebih mudah,” jelas Nicke.

Dengan harga dan kualitas yang sama dengan BBM yang dijual di SPBU, Nicke berharap Pertashop dapat menjadi jawaban untuk pemerataan distribusi energi yang akan memberikan multiplier effect bagi perkembangan ekonomi di pedesaan.

Tidak hanya menjual BBM saja, masyarakat dapat menemukan produk Bright Gas 5,5 Kg dan Pelumas Pertamina di Pertashop. Pertamina juga membuka kesempatan bekerjasama bagi seluruh pihak yang memenuhi persyaratan untuk dapat membantu meningkatkan perekonomian desanya melalui Pertashop. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui info lebih lengkap terkait Pertashop dapat menghubungi layanan Pertamina Call Center 135 atau website di ptm.id/pertashop.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *