HeadlineTulisanVideo

Warga Pedesaan Bali Suka Pakai Pertamax, Omset Pertashop Capai Rp 9 Juta Sehari

0

Executive General Manager Pertamina Regional Jatimbalinus, C.D. Sasongko mengatakan, 11 Pertashop yang didirikan Pertamina pada 2020 silam ternyata memiliki omset penjualan BBM Pertamax cukup tinggi. “Rata-rata penyaluran Pertashop di Desa Mengwi mencapai 900 – 1.000 Liter per hari,” ujar Sasongko.

Tingginya omset penjualan BBM jenis Pertamax di Pertashop tersebut menandakan warga Bali mencintai BBM yang lebih ramah lingkungan. Bila sehari bisa menjual 1.000 liter Pertamax, omsetnya bisa mencapai lebih dari Rp 9 juta sehari karena dalam Pertashop juga memasarkan LPG Bright Gas dan Oli produk Pertamina.

Untuk itu, Pada tahun 2021 ini, Pertamina Marketing Region Jatimbalinus berencana untuk meningkatkan layanan Pertashop dengan penambahan 23 outlet Pertashop di Bali. “Ada 23 titik lokasi dalam proses pembangunan di bulan Februari ini,” kata Sasongko.

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, pendirian Pertashop di Bali bisa memberikan keuntungan cukup lumayan kepada para pengusaha lokal. Untuk itu, Pertamina membuka peluang kepada para pengusaha lokal Bali untuk kerja sama dengan Pertamina mendirikan Pertashop. Dengan modal Rp 80 juta sudah bisa kerja sama dengan Pertamina untuk mendirikan Pertashop di pedesaan.

Modal Pertashop Rp300 Juta, Desa Bisa Untung Hingga Rp28 Juta/Bulan

Previous article

Perluas Akses BBM di Desa, Pertamina Tambah Unit Pertashop

Next article

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *